Header Ads

Membedakan antara Beauty - Fashion - Glamours

Baca juga artikel terkait lainnya

Pada kesempatan kali ini , saya hendak membahas perbedaan dari Beauty - Fashion - Glamours photography. Sehingga akan memudahkan pada nantinya untuk menempatkan foto sesi kita apa yang hendak kita capai. Perbedaan tersebut sebenarnya sangat tipis dan terkadang menjadi rancu , tapi setidaknya kita bisa mengetahui treament apa yang akan dipakai pad sesi pemotretan kita.


Beauty Shoot.

Beauty Shoot , lebih mengutamakan untuk meng-explore kecantikan wajah model. Juga seringkali untuk menonjolkan make-up pada area wajah  model , biasanya untuk keperluan promo sang MUA (penonjolan pada mata , bibir ,dsb) , atau keperluan penataan rambut. Tentu saja area foto yang dituju adalah sekitar wajah hingga pundak (close-up shoot) , tetapi bisa saja hingga batas pinggang selama yang dituju adalah kecantikan si model atau ke fotogenik-an model. Konsep lighting bisa studio / mix light / avaible light.

Seperti tajuknya , lebih mengutamakan fashion (busana secara harafiah) atau sebuah trend fashion dan penunjang / aksesoris fashion itu sendiri. Ditujukan untuk pembuatan katalog , editorial majalah , dan banyak keperluan komersial lainnya. Umumnya dalam sesi foto session maka banyak pihak yang terlibat selain fotografer itu sendiri seperti make-up artist , stylish , art director , assistant fotographer , client seringkali secara langsung turut melihat proses pembuatan. terkadang konsep bisa dibuat bersamaan , dan sang fotografer harus berpatokan pada konsep yang sdh dibuat. 

Beberapa kategori fashion : katalog/editorial shoot , Hi Fashion , bridal (keperluan foto pengantin  memakai model bukan  pengantin sungguhan). Berbeda dengan beauty shoot , kategori model untuk fashion seringkali ada kriteria2 tertentu seperti ukuran vital juga tinggi badan ,dsb (sesuai dengan keperluan klient) dan fashion yang harus menonjol bukan kecantikan modelnya. Tipikal lighting : studio lbh sering digunakan , mix light , avaible lighting. 

GLAMOURS Photography

Sebenarnya glamours (glamorous photography) dimulai waktu era hollywood , untuk keperluan aktris / aktor hollywood di tahun 50 , dilanjutkan ke majalah playboy .(film analog masih hitam dan putih berlanjut ke warna) Ada satu ke-khasan dalam kategori ini yaitu pemanfaatan efek2 soft dan pendaran cahaya (glow effect).
  
Glamours photography harus berkesan mewah dan elegant...efek low key banyak digunakan , selain itu pemilihan kostum harus berhati2 .
Beberapa kategori glamorous photography ; Bourdoir  , bodyparts, dan erotica photography.
(photography by Christian Raphael)Selamat berkreasi teman2 di Model Indonesia
Salam Jepret.



Powered by Blogger.