Header Ads

Tips Analisis Teknikal Forex

Baca juga artikel terkait lainnya

Kebutuhan hidup sehari-hari memang nilainya makin meningkat seiring dengan perkembangan zaman. Keinginan untuk memenuhi gaya hidup juga turut membuat pendapatan jadi tak pernah mencukupi. Salah satu pilihan tepat untuk mencukupi gaya hidup sekaligus menjamin masa depan adalah melalui jalur investasi.

Investasi sangat banyak jenisnya dan tergantung dari kemampuan kita dalam menjalani pilihan investasi tersebut. Berbicara soal investasi, pilihan untuk menjalankan investasi yang pergerakannya dinamis bisa dilakukan dengan memilih ladang bisnis forex.




Sekarang bayangkan bahwa pasar forex itu adalah hutan rimba yang ingin Anda jelajahi. Lalu sekarang, pikirkan apa saja yang harus Anda miliki sebelum menjelajahi hutan rimba itu. Mungkin Anda perlu berpikir untuk mempersiapkan peta dan kompas, juga mungkin senjata untuk menghadapi kemungkinan serangan binatang buas. Jangan lupakan juga senter untuk membantu Anda melihat dalam kegelapan.

Dalam trading, analisis teknikal bisa kita analogikan dengan peralatan yang perlu Anda persiapkan sebelum menjelajahi hutan. Kabar buruknya, pasar itu pada dasarnya sama sangat sulit untuk bisa ditebak karena besarnya volume dan banyaknya peserta pasar. Kabar baiknya, para trader handal terdahulu telah menemukan bahwa analisis teknikal bisa membantu Anda untuk memperkirakan pergerakan harga. Memang mungkin tidak akan 100% akurat, namun paling tidak bisa mendekati 100%. Nanti, pada pembahasan yang lebih lanjut, Anda akan tahu bahwa tingkat akurasi 60% pun bisa membawa keuntungan yang lumayan bagi kita. Mau tahu? Anda tinggal mengikuti modul edukasi ini tahap demi tahap.

Ada tiga hal yang mendasari analisis teknikal. Tiga dasar tersebut adalah:

1. Market action discounts everything

Salah satu keuntungan dalam menggunakan analisis teknikal adalah bahwa pergerakan harga (price action) cenderung mencerminkan informasi yang beredar di pasar. Apakah itu rumor atau sentimen. Dengan demikian, maka hal yang Anda butuhkan untuk mengambil keputusan adalah apa yang Anda bisa lihat dari pergerakan harga itu sendiri. Anda tidak perlu dipusingkan oleh berita atau rumor, misalnya, mengenai si Anu mau melakukan ini atau itu. Cukup perhatikan price action-nya. Tenang… tenang… nanti Anda akan sampai ke topik itu.

2. Prices move in trend

Harga bergerak dalam tren, begitu bunyi dasar yang ke-2. Maksudnya adalah bahwa pergerakan harga cenderung bergerak dalam arah (trend) tertentu sampai suatu saat tren tersebut akan berakhir. Arahnya bisa naik, turun, atau datar-datar saja. Dengan mengetahui tren pasar, maka Anda akan bisa mengambil keputusan yang tepat.

3. History repeats itself

Sejarah selalu berulang. Para technician (sebutan untuk trader ber-”haluan” analisis teknikal) menemukan bahwa pergerakan harga cenderung membentuk pola-pola tertentu. Pola-pola ini pun memiliki kecenderungan berulang dari masa ke masa. Dengan demikian, berulangnya pola-pola tersebut bisa dimanfaatkan untuk memperkirakan ke mana arah pergerakan harga selanjutnya berdasarkan “sejarah” yang tercatat ketika pola-pola yang sama muncul di masa lalu.

Analisis teknikal bisa jadi sangat subyektif. Dua orang analis yang mencermati chart yang sama bisa saja memiliki pandangan yang berbeda. Ini bisa terjadi karena keduanya memiliki style yang berbeda. Namun ternyata subyektivitas ini bisa diantisipasi dengan dasar analisis teknikal yang mantap. Hal yang penting bagi Anda saat ini adalah memahami prinsip dasar analisis teknikal dulu, sehingga nanti akan lebih mudah memahami analisis teknikal yang lebih kompleks dan canggih.

Powered by Blogger.