Header Ads

Makanan Sehat untuk Jantung

Baca juga artikel terkait lainnya

Penyakit jantung dapat menjadi penyebab utama kematian, tapi itu tidak berarti Anda harus menerima itu sebagai takdir Anda. Meskipun Anda tidak memiliki kekuatan untuk mengubah beberapa faktor risiko - seperti riwayat keluarga, jenis kelamin atau usia - ada beberapa langkah kunci jantung pencegahan penyakit yang dapat Anda ambil.


Anda dapat menghindari masalah jantung di masa depan dengan mengadopsi gaya hidup sehat hari ini. Berikut adalah beberapa Makanan yang Bisa Menyelamatkan Jantung Anda :

Kacang

Perbanyak makan kacang seperti kacang merah hingga tiga cangkir seminggu. Selain kaya akan fitonutrien yang baik untuk jantung, kacang-kacangan juga kaya akan kandungan serat dan air yang membuat Anda cepat kenyang. Hal ini dapat mencegah Anda mengonsumsi lebih banyak kalori. Di samping itu, kacang-kacangan juga kaya akan antioksidan yang berperan mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas sebagai penyebab kanker, penyakit Parkinson, dan Alzheimer.

Biji-Bijian Utuh

Mengonsumsi biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah, atau jagung sebagai sumber utama karbohidrat dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, beberapa jenis kanker, obesitas, dan masalah kesehatan lainnya. Hal ini karena biji-bijian tersebut mengandung protein, serat, antioksidan, vitamin B, dan mineral. Mineral yang dimaksud adalah seperti zat besi, zinc, dan magnesium.

Apel

Menurut satu penelitian, mengonsumsi satu hingga dua apel per hari kemungkinan dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Penelitian tersebut menemukan bahwa apel efektif mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh dan membantu mengatur gula darah. Hal ini karena selain mengandung fitonutrien, apel juga mengandung senyawa lain yang baik untuk jantung, yaitu quercetin dan pektin.

Quercetin adalah senyawa yang mampu mencegah peradangan dan asma, serta diduga mampu mencegah kanker. Sedangkan pektin adalah serat larut yang membantu menurunkan tingkat gula darah dan tekanan darah. Walau masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai kepastian dampak apel pada jantung, tidak ada salahnya mengonsumsi buah ini.

Bawang

Bawang putih diketahui tidak memengaruhi tekanan darah, sehingga dapat sering dikonsumsi. Bawang putih juga dapat menggantikan garam untuk menambah rasa gurih pada makanan. Hal ini baik untuk kesehatan jantung karena makin banyak konsumsi garam, maka makin tinggi risiko terkena tekanan darah tinggi yang dapat memicu penyakit jantung dan stroke.

Batas asupan garam harian adalah tidak lebih dari 5-6 gram per hari atau setara dengan 2000-2400 mg natrium per hari. Sedangkan bagi orang yang memiliki risiko penyakit jantung, konsumsi natrium maksimal adalah 1.500 mg.

Anggur

Buah anggur diduga berpotensi mencegah penyakit jantung dan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ini karena buah anggur mengandung serat dan senyawa quercetin. Quercetin tampak bisa melindungi pembuluh darah dari penyumbatan. Walau efek anggur pada kesehatan jantung masih perlu diteliti secara lebih menyeluruh, Anda bisa mencoba memasukkan anggur sebagai salah satu pilihan buah sehari-hari.

Kubis

Selain kaya akan fitonutrien yang dapat menyehatkan jantung, kubis juga mengandung vitamin C, vitamin A, vitamin K, kalsium, potasium, dan zat besi. Oleh karenanya, Anda dapat menambahkan kubis ke dalam salad atau menu sayuran Anda.

Buah Beri

Ragam buah beri seperti bluberi, stroberi, rasberi, dan blackberry dapat dijadikan camilan sehat. Buah beri yang kaya akan serat dan antioxidan diduga mampu mengurangi peluang terjadinya serangan jantung. Selain itu, rasa manis dalam buah beri tidak memicu diabetes. Penelitian mengenai efek buah beri dalam melindungi kesehatan jantung masih perlu dikaji lebih lanjut.

Teh Hijau

Teh merupakan salah satu minuman favorit, terlebih karena manfaatnya. Ada sejumlah penelitian yang menemukan keterkaitan antara meminum teh hijau dengan penurunan risiko penyakit jantung. Salah satunya adalah penelitian di Jepang, mereka yang meminum lebih dari lima cangkir teh hijau dalam sehari memiliki risiko sekitar 25 persen lebih rendah mengalami kematian akibat serangan jantung dan stroke.

Namun, berhati-hatilah dalam mengonsumsi teh hijau. Meminum lebih dari lima cangkir teh hijau tiap hari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit batu ginjal. Oleh karena itu, jika mengonsumsi banyak teh hijau, perbanyak juga konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi dan agar sistem kemih tetap lancar.

Selain mengonsumsi makanan sehat untuk jantung dan membatasi asupan garam tidak lebih dari 5-6 gram per hari, kita juga perlu berolahraga secara rutin dan hindari merokok agar tubuh sehat dan jantung senantiasa kuat memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik.

Powered by Blogger.