Header Ads

Ibu Hamil dan Hewan Peliharaannya (KesehatanToxoplasma)

Baca juga artikel terkait lainnya

Jika Anda sedang hamil, mungkin Anda sering mendengar dari orang lain, bahkan dokter kandungan bahwa Anda tidak boleh sering melakukan kontak pada hewan peliharaan, khususnya kucing dan anjing, serta hindari membersihkan kotorannya. Sebetulnya bukan hanya kucing dan anjing, namun kedua hewan ini yang paling sering menjadi hewan peliharaan, dan paling sering menyebarkan parasit bernama Toxoplasma.Apa Itu Toxoplasma?Toxoplasma adalah infeksi yang didapat dari micro parasit bernama toxoplasma gondi. 


Meskipun dampak dari infeksi parasit ini sangatlah ringan, yaitu seperti flu, bila yang terjangkit adalah orang sehat. Namun bagi ibu hamil, infeksi parasit ini dapat berbahaya. Karena selain menginfeksi sang ibu, parasit ini juga akan menginfeksi calon bayi yang ada di dalam kandungan.Toxoplasma biasanya disebarkan oleh hewan peliharaan, terutama anjing dan kucing. Parasit ini tinggal di dalam saluran pencernaan hewan tersebut dan kemudian dikeluarkan melalui feses. Namun bukan hanya disebarkan melalui kucing atau anjing, parasit ini juga ditemukan pada daging mentah dan juga akar tanaman yang belum dibersihkan. Jadi selain Anda perlu waspada pada kucing dan anjing, Anda juga perlu menjaga konsumsi makanan Anda, sebaiknya hindari makan daging mentah, dan Anda perlu memastikan sayuran yang Anda konsumsi benar-benar bersih.Toxoplasma dan Kandungan Sang Ibu

Ini yang perlu Anda perhatikan, bahwa ketika Anda terjangkit toxoplasma selagi hamil, maka besar kemungkinan bahwa bayi Anda akan terjangkit juga. Nah menurut survey, sekitar 40 persen bayi akan terjangkit toxoplasma, jika ibunya juga terjangkit parasit ini. Dampak dari toxoplasma untuk sang ibu tidaklah terlalu berat, efeknya seperti penyakit flu, namun akan berdampak serius pada calon bayi, bayi dapat mengalami cacat bawaan, kerusakan pada mata, kerusakan otak, dan lain sebagainya, bahkan hingga keguguran.

Biasanya ketika Anda pertama kali melakukan pemeriksaan kandungan, maka dokter juga akan menanyakan apakah Anda memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, kemudian melakukan cek pada diri Anda, apakah Anda kemungkinan terjangkit toxoplasma atau tidak.Bagaimana Dengan Nasib Hewan Peliharaan Anda?

Sebetulnya tidak disarankan untuk melakukan kontak atau terus berada di sekitar hewan peliharaan, namun bagi Anda yang memiliki hewan peliharaan dan enggan untuk melepasnya, maka Anda perlu memperhitungkan hal-hal berikut:Jangan membersihkan kotoran hewan peliharaan Anda, atau hindari melakukan kontak langsung dengan kotoran hewan tersebut.Minta pertolongan orang lain untuk membersihkan kotoran hewan, karena Anda dapat terjangkit toxoplasma dengan sangat cepat bila tidak sengaja melakukan kontak dengan kotoran hewan.Jaga konsumsi makanan peliharaan Anda, berikan makanan kaleng atau makanan kering. Hindari memberikan makanan mentah.Makanan kotor, terutama makanan mentah seperti daging mentah merupakan salah satu sarana penyebaran toxoplasma, jadi hindari memberi makanan mentah pada hewan peliharaan Anda.Masukkan hewan peliharaan Anda di dalam kandang, atau jaga agar tidak keluar rumah.Jaga hewan peliharaan Anda tetap berada di dalam rumah, jangan ijinkan keluar. Jika hewan Anda keluar rumah, maka besar kemungkinan dia akan berinteraksi dengan hewan lain, atau bahkan memakan makanan kotor yang akan membawa parasit toxoplasma ke dalam lingkungan Anda.Jangan menambah hewan peliharaan baru.Satu hewan saja perlu Anda waspadai dan jaga dengan baik, maka disarankan jangan menambah permasalahan lagi dengan menambah hewan peliharaan baru.Segera cuci tangan Anda dengan sabun atau antiseptik setelah Anda melakukan kontak langsung dengan hewan peliharaan Anda.Tangan adalah salah satu media masuknya parasit ke dalam tubuh, jadi pastikan tangan Anda selalu bersih.

Bagaimana Mencegah Toxoplasma

Seperti dijelaskan diatas, bahwa toxoplasma bukan hanya menyebar melalui hewan peliharaan, namun juga media lain, seperti makanan mentah, terutama daging dan tanah yang terkontaminasi toxoplasma. Oleh karena itu Anda perlu memperhatikan beberapa hal tambahan berikut untuk mencegah toxoplasma.Gunakan sarung tangan saat Anda berada di kebun Anda untuk memetik tanaman, atau merawat tanaman.Tanah dapat menjadi media penyebaran toxoplasma, jadi usahakan gunakan sarung tangan ketika berkebun, dan cuci tangan Anda sesegera mungkin menggunakan sabun atau antiseptic.Cuci tangan Anda dengan bersih setelah memegang daging mentah.Pastikan sesegera mungkin mencuci tangan setelah memegang daging mentah, dan bersihkan setiap alat yang digunakan untuk memotong daging mentah tersebut.Hindari memakan makanan mentah terutama daging mentah.Usahakan untuk selalu makan makanan yang telah dimasak. Hindari makanan mentah.

Sekarang Anda sudah paham bukan mengapa dokter pasti menanyakan pertanyaan yang sama ketika Anda cek kandungan “Apakah Anda memiliki hewan peliharaan seperti kucing atau anjing?”. Karena memang seharusnya sebelum hamil, dokter memastikan Anda bebas dari toxoplasma ini agar kandungan Anda juga terlahir dengan normal dan sehat.

Jadi Apakah Anda memiliki pengalaman dengan toxoplasma? Jika pernah Anda bisa share pengalaman Anda dengan mengisi komentar di bawah ini.

Powered by Blogger.