Header Ads

Cara Mengembalikan Website Yang Terkena Hack

Baca juga artikel terkait lainnya

Buat Anda yang memiliki website, saat ini harus ekstra hati-hati menjaganya agar tidak menjadi target operasi para hack website yang mengintai. Memang lumayan sulit mengetahuinya apalagi jika Anda jarang online. Namun ketika menyadarinya, maka usaha penyelamatan harus dilakukan agar website bisa kembali aktif dan terhindar dari serangan hacker berikutnya.


Kebanyakan pengguna website yang menjadi sasaran hackeradalah yang memiliki website dengan sistem keamanan rendah, atau website yang berhubungan dengan transaksi keuangan atau bisnis, namun tak menutup kemungkinan juga website yang berisi artikel-artikel bernas yang sangat positif bagi masyarakat, sebab karakter hackerbiasanya adalah mengambil alih website untuk kepentingan pribadi, atau kepentingan organisasi dan sabotase, namun tak sedikit juga karena persaingan bisnis. Ketika itu terjadi, maka Anda harus berfikir jernih dan mengikuti beberapa upaya penyelamatan berikut ini.


Cerdas Kalahkan Hack Website Dengan 4T

Jangan pernah takut dengan hacker karena mereka juga manusia yang punya kelemahan dan bisa ditaklukkan. Apalagi hack website yang sudah pasti memiliki keterbatasan dalam melakukan serangan. Nah dengan 4T yaitu, turunkan intensitas website, telusuri jenis serangan, tempatkan file rusak di folder sampah, dan tingkatkan kewaspadaan, website Anda akan kembali aman dan bisa digunakan sesuai kebutuhan Anda.

Turunkan intensitas website

Seorang pengelola website biasanya baru akan menyadari website terkena serangan ketika terjadi perubahan tampilan dan konten dalam website, atau ketika ada informasi dari pengguna website yang terkena imbas hacker. jika hal itu terjadi, Anda bisa menghubungi technical supportdari penyedia hosting yang digunakan, lalu bekerjasama untuk menonaktifkan kerja website sementara. Jangan lupa melakukan konfirmasi pada Google Webmaster Tools agar website Anda dihapus sementara selama proses pemulihannya.

Telusuri jenis serangan

Berhubung hackermerupakan virus yang bisa membobol website, atau menyadap data website, atau memalsukan website, maka Anda harus memastikan dahulu jenis serangan yang dilakukan hack website sehingga didapatkan cara yang tepat untuk menghancurkannya. Anda bisa menggunakan Google Diagnostic untuk mengetahui jenis serangan tersebut. Jangan lupa koordinasi dengan pemilik hosting karena bisa saja virus telah menyebar ke sistem dan pengguna lainnya.

Tempatkan file rusak di folder sampah

Sekarang waktunya bersih-bersih. Setelah serangan terdeteksi, maka pada aplikasi Google Webmaster akan membantu Anda mengidentifikasi file yang terkena virus. Lalu mulailah membuang file terinfeksi, dan mengganti semua password dalam website Anda, yaitu cpanel dan administrator. Lalu unduh index.phpuntuk administrator. Gunanya untuk mengantisipasi serangan berikutnya. Jangan lupa konfirmasi kembali kepada Google Webmaster Tools bahwa website Anda sudah pulih.

Tingkatkan kewaspadaan

Walaupun saat ini website Anda sudah terbebas dari virus para hack website, Anda harus tetap waspada. Caranya dengan selalu melakukan backup file website Anda secara rutin, sehingga apabila serangan kembali muncul, bisa dengan cepat mengembalikan website ke kondisi semula. Lalu gunakan nama yang susah ditebak untuk login pada website Anda, sehingga hacker akan sulit menembusnya. Jangan lupa tingkatkan keamanan dengan membuang akun yang tidak diperlukan dan pastikan website Anda hanya memiliki satu “pintu masuk”.

Sudah saatnya Anda melek teknologi dan semua hal yang berkaitan dengan antisipasi serangan hack website. Karena penjahat dunia maya ini bisa menyerang kapan saja dan dimana saja, apalagi ketika Anda lengah dan pengamanan website minim, sudah pasti jadi sasaran empuk mereka. Makanya jadilah pengguna website yang cerdas dan selalu waspada setiap saat.

Powered by Blogger.